Rss Feed
    Tampilkan postingan dengan label motorik halus anak. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label motorik halus anak. Tampilkan semua postingan
  1. Kuliah WhatsApp Grup Rumah Main Anak
    Jumat, 26-06-2015

    Pemateri: Juditha Elfaj
    Di resume oleh : Anche

    Perkembangan motorik halus anak usia 4-6 tahun berbeda-beda untuk setiap anak. Hal ini berhubungan erat dengan kondisi fisik dan intelektual anak serta berlangsung secara bertahap tetapi memiliki alur kecepatan perkembangan yang berbeda pada setiap anak.
    Beberapa tugas perkembangan anak usia 4-6 tahun diantaranya yaitu:


  2. Kuliah WhatsApp Grup Rumah Main Anak
    Hari, tanggal : Rabu, 24 Juni 2015

    Nama pemateri : Chairunnisa Rizkiah, S.Psi.
    Di resume oleh : Siti Dewi Rochimah

    Seperti yang sudah dibahas di artikel sebelumnya, berdasarkan jenis otot yang digunakan keterampilan motorik dibagi menjadi motorik kasar dan motorik halus. Keterampilan motorik halus (fine motor skills) berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot-otot ujung jari serta koordinasi mata dan tangan (hand-eye coordination). Tubuh lain yang terlibat dalam kegiatan motorik halus adalah pergelangan tangan, lengan, sampai pangkal lengan atas dan bagian sendi di bahu. Mengapa keterampilan motorik halus penting untuk dipelajari anak, terutama di usia prasekolah dan usia 2 tahun yang merupakan masa transisi menuju usia prasekolah? Ada sejumlah pertimbangan tentang urgensi keterampilan motorik halus yang saya rangkum dari berbagai sumber:

  3. Kuliah WhatsApp Grup Rumah Main Anak
    Hari, tanggal :sabtu,27 juni 2015

    Nama pemateri : Puti
    Di resume oleh : meta bunda hikam

    Assalamu’alaikum, hari ini giliran saya berbagi materi mengenai motorik halus. Saya mengolah tulisan ini dari berbagai sumber.
    Motorik halus mengacu pada pergerakan yang dilakukan oleh otot-otot kecil dari tangan. Bayi akan mengeksplorasi tubuhnya dan dunia sekitarnya dengan menggunakan tangannya. Ketrampilan motorik halus memerlukan koordinasi antara otot-otot tangan dan juga koordinasi dengan penglihatannya. Tahun pertama kehidupan merupakan dasar dari perkembangan motorik halus. Sedangkan dua tahun berikutnya merupakan masa bagi bayi untuk mengasah ketrampilan tersebut. Ketrampilan motorik halus ini tidak hanya merupakan dasar yang membantu anak untuk mandiri, seperti perawatan diri (memakai baju, menyisir, makan menggunakan sendok, dsb), akan tetapi juga merupakan pelajaran penting dalam mengajarkan  problem solving, komunikasi, dan pemahaman terhadap bagaimana tubuh mereka bekerja.